Demi sebuah Cita & Cinta


"Muslimah gagah pada jiwa yang tabah"..ungkapan ini bisa meleburkan jiwa yang gusar, menghembus kasturi semerbak, menghilangkan racun pada jiwa yang gersang dan tandus, 
antara cita-cita dan cinta, haruskah aku membuat pilihan..sedangkan diri ingin memaut kedua-duanya.

Dalam cita-cita itu terselitnya prinsip pejuang agama, tanpa cita-cita itu, takkan bisa aku berdiri tegak, kerna ada ilmu disebalik cita-cita itu, ..cita-cita..aku perlukan..namun tak bisa juga aku tinggalkan cinta..cinta IBU DAN AYAH..
pesan pada hati, jadilah muslimat yang tegar dan tabah menghadapi mehnah dunia..pelihara ubudiyah, humaira' dan wara'..di situ akan kau temui jalannya..

IBU: istikharah la dulu, bukannya ibu tak bagi sambung belajar, tapi tengoklah kesihatan abah xmenentu..nanti duk jauh2 kalau berlaku apa2 susah nak balik..

apalah sangat dengan mata ini berkaca kalau nak dibandingkan pengorbanan Ma dan Abah selama 20 tahun membesarkan aku ..


terus berlari..


#Nana2012#

No comments:

Post a Comment